Aku terbius pada laju detik menakjubkan itu.
kamu yang setia mendengarkan alur setapakku,
meski sesekali kamu membawa alur hidupmu serta.
Lalu, kamu ambil sebening embun dan rembulan,
kamu sandingkan di atas mendung,
pendar pelangi pun membias....
pada sudut hati menimang kerinduan.
Friday, 31 January 2014
Author: Khalil Gibran
Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.
0 comments: