HANYA SEUTAS PAMOR BADIK
Dalam tubuhku kau nyalakan
dahaga hijau
Darah terbakar nyaris ke nyawa
Kucari hutan
Sambil berdayung di hati malam
Bintang-bintang mengantuk
Menunggu giliran matahari
Ketika kau tegak merintis pagi
Selaku musafir kucoba mengerti:
Ternyata aku bukan pengembara
Kata-kata dan peristiwa
Telah lebur pada makna
PUISI, SAJAK, SONETA
Dalam aroma rimba dan waktu
PUISI, SAJAK, SONETA
0 comments: