MELUNCUR
Akhirnya lonceng menghisap
erangan kami
Mataku yang bergerak pada
sungai waktu
Diam-diam menghampiri ringkikan
matahari
Aku membuat jalan antara takbir
dan salam
Suara bintang-bintang dan talu
bulan
Mencair dalam akar kediaman
Serulingku yang gelisah
melantunkan musik laut
Mengibaskan cinta di atas batu
yang dikhianati
Rinduku yang rapuh meluncur
lagi
Dari sumbu dan minyak kehidupan
0 comments: